Sabtu, 09 Januari 2016

Warga di Kecamatan Bangodua Minta pemkab Bangun Jembatan Permanen

Warga yang tinggal di Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu berharap pemkab membuat jembatan permanen di wilayah tersebut yang menghubungkan Kecamatan Tukdana, Kecamatan Kertasmaya dan juga Kecamatan Sukagumiwang.

Berdasarkan pantauan, masyarakat yang akan menuju ke empat kecamatan tersebut harus menyeberang menggunakan perahu tambang dan harus membayar Rp 2.000 sekali menyeberang. Meski terbilang mahal, masyarakat pun yang melintas harus ekstra hati-hati. Selain memprihatinkan, juga berbahaya dengan resiko tercebur ke sungai Cimanuk tersebut.

Trisno, salah satu warga mengatakan dirinya sudah puluhan tahun menggunakan jasa perahu tambangan untuk menyeberang. Pasalnya, jika tidak menyeberang meraka harus memutar dan menempuh jalan yang lebih jauh agar sampai ke tempat tujuan.

Sementara itu, sekdes Bangodua Zaenudin mengaku sudah meminta pemkab Indramayu hingga pemprov Jabar untuk membuat jembatan permanen di sungai tersebut. "Kabar terakhir yang kami terima bahwa pengajuan pembuatan jembatan itu sudah disetejui dan segera direalisasikan oleh pemprov Jabar. Kami mohon warga untuk bersabar," jelas Zaenudin.

Sumber: koran radar 8 Januari 2016
Share:

Kabupaten Indramayu Masih Kekurangan Ratusan Guru

Kabupaten Indramayu masih kekurangan guru. Banyaknya guru yang akan pensiun, ditambah adanya moratorium rekrutmen CPNS membuat Indramayu akan mengalami kekurangan guru yang lebih parah. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu, Drs H Eddy Mulyadi MM mengatakan "Kekurangan PNS di Indramayu memang paling banyak untuk tenaga kependidikan (guru) yang kurang sekitar 2000 orang, jika mengacu kepada standar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). Paling banyak adalah kekurangan guru SD, yaitu sekitar 800 orang. Kekurangan guru akan semakin parah dengan adanya moratorium penerimaan CPNS. Karena setiap tahun terdapat sekitar 200 hingga 300 orang guru yang pensiun," terang Eddy.

Eddy mengaku sudah mengajukan ke BKN, dengan harapan bisa mendapatkan prioritas. Namun lagi-lagi terganjal dengan adanya moratorium CPNS. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu Dr HM Ali Hasan menjelaskan, Kabupaten Indramayu masih kekurangan guru untuk semua tingkat satuan pendidikan, Mulai dari SD, SMP, SMA juga SMK. Untuk mengatasi masalah itu, Ali berharap pemerintah pusat mengadakan pengangkatan guru PNS. Selama ini, sekolah-sekolah yang kekurangan guru PNS banyak dibantu oleh guru honorer.

Sumber: koran radar 8 Januari 2016


Share:

Definition List

Unordered List

Support